Dengarkan Aspirasi Memantau Kelangkaan Pupuk, DPR RI Hasan Udin Wahid Ke Kota Batu

KOTA BATUKlikbatu.id– Pelaksanaan Reses/ jaring aspirasi masyarakat yang dilakukan oleh Anggota DPR RI Hasanudin Wahid (Gus Udin) dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari daerah pemilihan Malang Raya. Jaring aspirasi khusus di wilayah Kota Batu yang dilakukan di Hall Rom Ciptaningati,Sabtu (18/11/23) sore.

Acara reses itu, dihadiri pula Wakil Ketua I DPRD Batu Nurochman, Anggota Didik Subianto, Sudiono,dan konstituen sekira 100 orang, tak ketinggalan hadir para Caleg PKB turut mengikuti jalanya reses yang dilakukan oleh Hasan Udin Wahid sekaligus menjabat struktural partai diposisi Sekjen PKB Pusat.

banner 728x90

“Jaring aspirasi masyarakat yang dilaksanakan oleh Sekjen PKB, merupakan kegiatan yang sesuai visi misi aspirasi tentang keumatan. Karena menurut Hasanudin Wahid, PKB itu konsepnya agar bisa berdaya dan memberdayakan juga memberikan kemanfaatan sebaik mungkin kepada masyarakat.

Hal tersebut merupakan hasil dari upaya PKB agar bisa mengangkat juga menumbuh kembangkan perekonomian dan kesejahteraan umat,” ungkap Hasan Udin Wahid, pada awak Media Siaptv.com.

“Untuk solusi lain kedepannya yang ditawarkan,ujar Nurochman, Pemerintah melalui kelompok tani atau gabungan kelompok tani bisa menjadi salah satu unsur distributor pupuk untuk di daerah.Sehingga tidak akan ada lagi monopoli terhadap distribusi pupuk maupun juga dari produksi pupuk. Akhirnya para petani akan lebih mudah kebutuhan pupuk,langsung mengetahui dari berapa jumlah yang dibutuhkan dalam waktu satu kali musim tanam ,”ujar Nurochman.

Menurut komoditasnya tanaman para petani di kota Batu yang sesuai dengan tanaman hanya ada dua jenis, sedangkan yang lain bukan tanaman sayur dan buah-buahan. Jadi persoalan pupuk subsidi itu, peran aktif DPR RI harus memberikan intervensi kepada Kementerian Pertanian,bahwa kondisi dilapangan itu tidak seperti yang diketahui oleh menteri. Sehingga,ketika DPR RI melakukan turba kelapangan langsung akan tahu sendiri keberadaan pupuk subsidi dilapanganya.

“Ya memang hanya keseriusan dan komitmen Pemerintah saja terkait pupuk itu, sebab, mayoritas penduduk Indonesia ini adalah masih di dunia pertanian. Solusinya,ungkap Nurochman,maka kebijakan yang proposional yang berpihakan pada para petani.

( Wic )
Editor Irfan hadi

banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *