Mengenal Desa Wisata Bonto Masunggu Yang Memukau

Wisatanews.id– Indonesia Timur memang terkenal dengan keindahan alamnya yang luar biasa. Salah satunya di desa wisata Bonto Masunggu yang terletak di perbatasan Kabupaten Pangkep, Bone, Barru, Sulawesi Selatan.

Di desa wisata ini Anda akan menemukan beberapa air terjun dengan pemandangan yang bervariasi. Keindahan air terjun di sini menarik perhatian wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Menurut situs resmi Kemenparekraf Jadesta, Desa Bonto Masungu terletak di Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Berbatasan langsung dengan Kabupaten Maros di sebelah timur, Kabupaten Pangkep di sebelah selatan, dan Kabupaten Barru di sebelah barat dan utara.

Dari kota Makassar berjarak sekitar 87,5 km dengan jalan raya kabupaten Pangkep. Desa ini terletak di antara Gunung Bulusaraung dan Gunung Tondong Karambu dimana sebagian tanahnya digunakan sebagai kawasan pertanian.

Beberapa air terjun yang mengalir menuruni dua gunung terlihat jelas dari pusat desa. Desa ini terdiri dari dua desa yaitu desa Elle dan Tokella.

Terdiri dari 1.009 orang, sebagian besar penduduk desa menggunakan hasil alam untuk mata pencaharian mereka melalui pertanian, hortikultura dan peternakan.

Produk pertanian yang dihasilkan: padi, kacang tanah, jagung dan umbi-umbian. Beberapa tahun terakhir, penduduk desa menanam porang, sejenis umbi-umbian yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan tepung, kosmetik, dan minuman tinggi serat dan rendah kalori.

Tanaman lain yang baru-baru ini dibudidayakan oleh penduduk desa adalah jamur tiram. Warga sendiri yang membuat media tanam tersebut dan kemudian memanfaatkannya di kolong rumah sebagai tempat bercocok tanam.

Banyaknya pohon aren di desa ini juga membuat sebagian penduduk desa bekerja sebagai penghasil gula aren. Selain bercocok tanam, penduduk desa juga memelihara beberapa jenis hewan seperti sapi dan kuda.

Lahan pertanian dan perkebunan di desa ini tertata rapi dan tertata apik, dikelilingi pegunungan dengan air terjun.

Beberapa tempat dengan air terjun yang biasa menjadi tujuan wisata bagi warga desa maupun masyarakat luar adalah Air Terjun Lamassua yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Untuk menuju air terjun ini, wisatawan harus berjalan kaki melewati persawahan dan hutan selama kurang lebih 20 menit.

Kemudian air terjun Poppinyeng. Dalam perjalanan menuju air terjun ini, mata dimanjakan dengan pemandangan hamparan sawah.

Sedangkan Air Terjun Tarung Tarung merupakan air terjun yang paling dekat dengan pemukiman penduduk. Air terjun ini memiliki dua tingkatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *