Batu ( klikbatu.id ) – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Batu lakukan kegiatan pengukuran dan pengkajian teknis perbaikan infrastruktur yang rusak akibat musibah tanah longsor yang terjadi pada hari sabtu (26/11/2022) di sekitar jembatan jurang susuh perbatasan antara Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang dengan Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Senin (28/11/2022).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Alfi Nurhidayat menyampaikan bahwa kerusakan infrastruktur ini merupakan keniscayaan, karena sudah lama dan mengalami kerapuhan, ditambah lagi dengan curah hujan dengan intensitas tinggi.

“Yang terpenting bagi Kami saat ini respon cepat dalam menangani merupakan keharusan,” kata Kadis PUPR Batu.

Saat ini dan kedepan secara teknis masih koordinasi dengan pimpinan karena ini sudah memasuki akhir tahun 2022.

“kita sampaikan ke pimpinan skemanya seperti apa, pengadaannya juga seperti apa, nanti akan kita bicarakan ke pimpinan karena ini sudah memasuki akhir tahun, dan minta doanya kepada teman teman media agar segera tertangani, karena ini juga demi kepentingan untuk semua masyarakat, apalagi ini akses keluar masuk Kota Batu, kalau tidak segera tertangani nanti akan krodit,” ucapnya.

 

Hari ini tim teknis melakukan pengukuran dan pengkajian teknis untuk ketepatan penanganan kerusakan infrastruktur.

“entah apakah nanti dilakukan plengsengan pakai pondasi batu kali, pakai cor, pakai grouting, slop kolom, ataupun bracket ini masih terus kita kaji, untuk waktunya kapan masih belum bisa memastikan yang pasti secepatnya, biar tim mematangkan pengkajian terlebih dulu, dan hasilnya kita koordinasikan ke pimpinan, yang penting ada anggaran kita siap, tapi sebelum itu kita sampaikan ke kajian tehnis dulu,” tutupnya. (Fur)

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *