Indonesia Islamic Art Museum, Rekomendasi Berwisata Saat Musim Hujan di Bulan Ramadhan 

Foto: Museum Seni Islam Indonesia

Wisatanews.id, – Museum menjadi salah satu destinasi terbaik saat musim hujan. Berkunjung ke museum tidak hanya aman dari basah kuyup, tetapi juga memiliki banyak manfaat.

Salah satu museum yang direkomendasikan untuk dikunjungi tepat di bulan Ramadan ini adalah Museum Seni Islam Indonesia atau Indonesian Islamic Museum. Museum ini merupakan museum Islam pertama yang memperkenalkan sistem teknologi digital.

Tidak hanya tempat wisata edukasi, tetapi juga banyak tempat menarik untuk foto. Selain itu, dengan bantuan teknologi digital pengunjung dapat menerima informasi secara virtual atau audio yang dijamin tidak akan membuat bosan.

Seni Islam Indonesia ini merepresentasikan benda-benda bersejarah dari kerajaan Islam di Indonesia seperti Samudra Pasai, Aceh, Mataram Islam, Gowa Talu, Demak dan masih banyak lagi. Ada juga berbagai buku kuno yang ditulis oleh Walisongo yang berusia lebih dari seribu tahun.

Museum Seni Islam india juga menampilkan artefak Islam dari berbagai kerajaan Islam dunia seperti Turki Ottoman, Mughal India dan dinasti Cina.

Benda bersejarah yang paling menarik adalah baju zirah berupa baju zirah panjang, yang biasa digunakan sebagai pelindung dalam perang oleh para prajurit Kesultanan Utsmaniyah sepanjang abad ke-16.

Armor tersebut juga dilengkapi dengan pelindung kaki, ikat pinggang, pelindung tangan (Bazu Band Hand), pelindung kepala dan persenjataan lengkap. Semua peralatan militer ini ada kira-kira pada abad 16-18.

Ikon dari seni Islam Indonesia ini juga menampilkan sosok seorang ksatria Muslim Ottoman dengan baju besi lengkap dan baju besi. Patung ini menjadi tempat favorit pengunjung untuk berswafoto.

Spot foto menarik lainnya adalah berbagai replika peradaban Islam di Indonesia seperti pasar tradisional, toko klontong, Masjid Chengho, Kapal Chengho, Gudang Belanda, Toko Persia, Masquar Masjid Agung Banten dan lainnya.

Museum yang baru dibuka pada tahun 2017 ini berlokasi di Jalan Raya Paciran (bekas Tanjung katak) Lamongan, Jawa Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *